Situ Gunung Sukabumi Bukan Hanya Jembatan Gantung

Situ Gunung Sukabumi – Beberapa tahun terakhir, nama Situ Gunung yang ada di Kota Sukabumi mendadak menjadi salah satu objek wisata yang cukup menarik banyak wisatawan. Padahal sejak aku kecil dan tinggal di Sukabumi dulu tempat wisata ini juga sudah ada.

Pertanyaannya, kenapa baru beberapa tahun terakhir viralnya? Lha emang dulu kurang menarik ya?

Berhubung bulan lalu aku dan anak-anak main ke Situ Gunung, maka sekarang aku mau sedikit cerita tentang objek wisata yang ada di Kota Sukabumi tersebut.

***

Sekilas Tentang Situ Gunung

Situ gunung ini bagiku merupakan salah satu objek wisata yang sudah cukup lama aku kenal. Tempat ini masuk dalam kawasan pelestarian alam Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP)

Bagi orang sunda, nama “situ” sendiri merupakan nama lain untuk danau. Jadi pada dasarnya kalau ke Situ Gunung itu artinya kita ke objek wisata danau.

Situ Gunung Sukabumi
Situ Gunung Sukabumi

Seiring berjalannya waktu, Situ Gunung tidak hanya menghadirkan danau sebagai tempat wisatanya. Namun ada beberapa objek lain seperti Camping Ground, Curug (Air terjun) hingga Jembatan Gantung (suspension bridge) yang kini menjadi icon dari tempat wisata ini.

Main di Danau Situ Gunung

Dari banyaknya pilihan lokasi menarik yang ada di situ gunung sukabumi, aku dan keluargaku memilih untuk bermain di danau situ gunung.

Main di Danau
Main di Danau Situ gunung

Mungkin ada yang bertanya kenapa pilih danau situ gunung, ga ke suspension bridge atau lokasi lain yang ada di situ gunung?

Jawabnya sebenernya cuma ga mau ribet aja bawa anak kecil yang gampang rewel kalau ada di keramaian. Jadi otomatis aku pilih lokasi yang tidak terlalu ramai, namun cukup mudah untuk di akses. Maklum, kalau musim liburan telah tiba, beberapa lokasi yang ada di situ gunung selalu ramai dengan para wisatawan, salah satunya jembatan gantung situ gunung.

Coba dibayangkan saja deh, baru masuk loket aja kita udah susah masuk parkiran yang akan menuju ke jembatan gantung. Terus kalau bisa parkir, apa ya kita bisa nyaman ada di sana? apalagi semua pengunjung cuma mau selfie di jembatan. Belum lagi bawa 2 bocah kecil yang takut naik jembatan yang tinggi dan panjang. Alamat ga menikmati suasana liburan kalau kaya gitu. haha..

Dari alasan sederhana itu, akhirnya aku dan keluarga memilih untuk menuju danau situ gunung yang jalurnya lebih sepi dan juga masih bisa parkir leluasa di tempat parkir yang memang disediakan sebelum kita turun ke danau.

Jalan dari parkiran ke danau situ gunung
Jalan dari parkiran ke danau situ gunung

Jarak dari parkiran hingga danau sebenarnya tidak terlalu jauh. Namun untuk dapat sampai ke danau, kita harus melewati jalan aspal menurun yang cukup curam lengkap dengan pepohonan hutan khas pegunungan. Jika kamu merasa tidak kuat untuk turun ke danau atau naik kembali ke parkiran, kamu bisa menggunakan jasa ojek yang ada di sana. Banyak kok ojeknya, ga perlu takut antri giliran.

Baca Juga:   Nginep Di Aviary Bintaro, Hotel Unik Dengan Konsep Kandang Burung

Kondisi danau situ gunung saat ini menurutku sudah lebih baik jika dibandingan dengan saat aku terakhir kali ke sana (sekitar tahun 2011). Akses jalan sudah lebih baik, begitu juga dengan adanya beberapa fasilitas yang ada.

Aku dan keluarga tiba di danau situgunung sekitar pukul 08.30 WIB.

Hamparan rumput hijau di sekitar danau masih tetap menyambut para wisatawan. Beberapa perahu, rakit dan juga perahu bebek kini menjadi pemandangan baru yang bisa dimanfaatkan para pengunjung untuk bisa mengeksplor dan berkeliling danau situ gunung.

Danau Situ Gunung Sukabumi
Danau Situ Gunung Sukabumi

Sama seperti kalau main di Selabintana Sukabumi, melihat ada halaman luas di dekat danau, Keenan dan Aileen langsung berlarian sambil main gelembung sabun. Mereka tampak cukup senang bermain di Danau Situ Gunung Sukabumi ini.

Kami berada di danau situ gunung hingga pukul 11 siang. Cuaca yang tidak pasti dan sering turun hujan di siang hari membuat kami harus pulang lebih cepat. Walaupun tidak terlalu lama, namun bagiku suasana situ gunung sudah bisa membuat suasana pikiran dan hati menjadi lebih fresh.

Curug Sawer

Aku sebenarnya tau kalau tidak jauh dari danau ada air terjun yang namanya curug sawer. Tapi karena kondisi anak-anak sedang tidak begitu fit (khususnya aileen), maka aku diam dan tidak menginfokan kepada istri dan anak-anak. hehe..

Curug Sawer
Curug Sawer (img: https://www.flickr.com/photos/adivlado)

Secara umum, curug sawer itu masih berada di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Untuk bisa mencapai lokasi air terjun ini, kita bisa melewati jembatan gantung situ gunung yang fenomenal itu.

Menurut beberapa informasi yang aku peroleh. Akses menuju Curug Sawer kini sudah cukup baik dan juga memiliki fasilitas yang baik, khususnya fasilitas toilet yang bisa dikatakan cukup bersih.

Harga tiket masuk ke kawasan curug sawer sendiri biasanya masuk ke tiket terusan ketika membeli tiket menuju Jembatan Gantung. Jujur untuk harga tiketnya sendiri aku ga begitu hapal karena aku kemarin ga ke curug sawer ataupun jembatan gantung. Tapi kalau tidak salah harga perorangnya sekitar Rp. 50.000 (termasuk masuk jembatan gantung).

Jembatan Gantung

Objek wisata yang paling fenomenal di situ gunung beberapa tahun terakhir adalah jembatan gantung atau lebih keren di sebut “Suspension Bridge“.

Jembatan gantung
Jembatan gantung Situgunung (img: www.inews.id)

Sebagai informasi saja, Jembatan gantung ini dibangun pada tahun 2017 dan diprakarsai Kementerian Lingkungan Hidup dan pihak swasta. Dengan dana yang tidak sedikit, jembatan yang memiliki panjang 243 meter akhirnya berhasil menjadi icon dari situ gunung.

Beberapa bahan baku seperti kayu ulin papua membuat jembatan ini cukup kokoh, lebih tahan perubahan suhu dan kelembapan, berat dan keras, serta tidak mudah dimakan rayap. Walaupun cukup kokoh, namun demi keselamatan para pengunjung yang berada di atas jembatan, maka kapasitas orang di atas jembatan dalam waktu bersamaan dibatasi hanya sebanyak 40 orang saja.

Jadi kebayang kan gimana antriannya kalau mau foto di jembatan gantung ini ketika liburan tiba? Buat parkir aja udah susah, terus ketambahan harus antri dulu waktu mau foto-foto di jembatan. Makanya, aku memilih ga ke jembatan gantung bareng keluargaku kemarin. Hehe..

Baca Juga:   DISAWA PAWON, Resto Tengah Sawah Di Jogja Utara

Camping Ground

Lokasi menarik terakhir yang bisa dimanfaatkan oleh para pengunjung ketika di situ gunung sukabumi adalah Camping Ground.

Camping ground
Camping Ground (img: jejakpiknik.com)

Jujur aja, berhubung aku juga belum pernah ke tempat ini jadi kurang begitu paham dengan lokasi dan suasananya. Namun berdasarkan informasi yang aku peroleh dari situs Situ Gunung

ada beberapa paket berkemah yang bisa dipilih.

  • Paket Berkemah Pelajar
    • Rp.285.000,-/pax (min 20 orang)
  • Paket Berkemah Pelajar
    • Rp.260.000,-/pax (min 40 orang)
  • Paket Berkemah Pelajar
    • Rp.245.000,-/pax (min 60 orang)
  • Paket Berkemah Umum
    • Rp.365.000,-/pax (min 8 orang)
  • Paket Berkemah Umum
    • Rp.325.000,-/pax (min 20 orang)
  • Paket Berkemah Umum
    • Rp.300.000,-/pax (min 40 orang)

Kayaknya seru ya bisa kemah di gunung yang banyak objek wisata menariknya. Tapi kalau aku sih lebih suka kemah di tempat yang tidak jadi satu dengan objek wisata yang lagi viral sih, soalnya pasti bakal rame banget suasananya. haha.

Lokasi Situ Gunung

Lokasi Situ Gunung yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dan tidak jauh dari pusat kota sukabumi membuatnya jadi lebih mudah mendatangkan wisatawan. Secara akses jalan menuju lokasi sendiri sudah cukup baik dan mudah di akses.

Jika kita dari arah kota sukabumi, kita hanya perlu menuju arah barat hingga menemukan mesjid agung cisaat atau polsek cisaat. Hal serupa juga kita lakukan jika ingin ke Situ gunung dari arah Jakarta. Setelah keluar tol Ciawi, silakan kalian menuju kota sukabumi melewati Cibadak, hingga ketemu pasar cisaat/mesjid agung cisaaat/polsek cisaat. Karena di lokasi ini sering macet, jadi sudah pasti mudah ditemukan. hehe.

Dari polsek cisaat kita cukup menuju arah utara mengikuti jalan aspal hingga akhirnya tiba di lokasi wisata Situgunung.

Nih, aku kasih petanya sekalian biar kalian ga bingung.

Alamat: Kadudampit, Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia

Harga tiket masuk Situ Gunung

Weekday

  • Berkemah Rp.24.000,-
  • Rekreasi Rp.16.000,-

Weekend

  • Berkemah :  Rp.29.000,-
  • Rekreasi : Rp.18.500,-

***

Nah, mungkin itu sedikit informasi dan cerita yang bisa aku berikan tentang situ gunung sukabumi. Jadi Situ Gunung Sukabumi itu Bukan Hanya Jembatan Gantung ya. Masih banyak objek wisata menarik lain yang bisa kita kunjungi.

Tertarik ke situ gunung? Kalau iya, jangan pas musim liburan, ramainya bikin ga nyantai dan nyaman. haha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.